https://duniadalamcerita.id/ – Update Terkini: Demo Mahasiswa . Hari ini, Jumat, 21 Februari 2025, ribuan mahasiswa kembali menggelar aksi demonstrasi bertajuk “Indonesia Gelap” di Jakarta. Aksi ini merupakan lanjutan dari rangkaian protes yang telah berlangsung sejak 17 Februari 2025, dengan puncak aksi terjadi pada 19-20 Februari 2025. Para mahasiswa menuntut pemerintah untuk mencabut kebijakan yang dianggap merugikan rakyat dan meningkatkan transparansi dalam berbagai program nasional.
Lokasi dan Rencana Aksi
Menurut juru bicara “Indonesia Gelap”, Tegar Afriansyah, sekitar 2.500 mahasiswa berkumpul di Taman Ismail Marzuki (TIM) sebelum melakukan long march menuju Patung Kuda Arjuna Wijaya di Jakarta Pusat. Keputusan untuk berkumpul di TIM diambil melalui konsolidasi bersama aliansi mahasiswa dari berbagai kampus. Menariknya, dalam aksi kali ini, para peserta sepakat untuk tidak mengenakan almamater guna menunjukkan persatuan tanpa identitas kampus tertentu.

Tuntutan Mahasiswa
Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintahan Prabowo-Gibran. Salah satu poin utama adalah pencabutan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 yang dianggap memotong anggaran pendidikan dan merugikan masyarakat. Selain itu, mereka mendesak transparansi dalam program “Makan Bergizi Gratis” (MBG) agar tepat sasaran dan bebas dari penyimpangan anggaran. Tuntutan lainnya mencakup penolakan revisi UU Minerba yang memungkinkan perguruan tinggi mengelola tambang, penghentian dwifungsi TNI, serta pengesahan RUU Perampasan Aset untuk memberantas korupsi.
Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengungkapkan bahwa sebanyak 2.460 personel gabungan dari Polri, TNI, dan pemerintah daerah dikerahkan untuk mengamankan jalannya demonstrasi. Penutupan ruas Jalan Medan Merdeka Barat telah dilakukan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan massa. Masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kemacetan di sekitar area aksi. Selain itu, petugas pengamanan diinstruksikan untuk bertindak persuasif dan humanis, sementara koordinator lapangan diminta menjaga ketertiban dan menghindari provokasi.
Respons Pemerintah
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait aksi “Indonesia Gelap” yang berlangsung hari ini. Namun, melihat eskalasi demonstrasi yang terus berlanjut, diharapkan pemerintah segera memberikan tanggapan konkret terhadap tuntutan yang disuarakan oleh mahasiswa. Jika tidak, kemungkinan besar aksi lanjutan dengan skala lebih besar akan kembali digelar dalam waktu dekat.
