Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melanjutkan rangkaian lawatan kenegaraannya di kawasan Timur Tengah dengan mengunjungi Istana Amiri Diwan di Doha, Qatar, pada Minggu (13/4). Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo bertemu langsung dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Than. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral antara kedua negara, khususnya dalam sektor ekonomi, investasi, serta kerja sama strategis lainnya. Prabowo Temui Emir Qatar untuk penandatanganan MoU.
Kedatangan Presiden di Doha: Prabowo Temui Emir Qatar
Presiden Prabowo tiba di Doha pada Sabtu (12/4) malam, tepatnya pukul 21.12 waktu setempat, setelah menempuh penerbangan panjang dari Kairo, Mesir. Kedatangan beliau disambut hangat oleh perwakilan pemerintah Qatar serta jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia di Doha. Setibanya di Qatar, Presiden langsung menuju Istana Amiri Diwan untuk melanjutkan agenda utama kunjungan kenegaraannya.
“Alhamdulillah, Bapak Presiden Prabowo telah tiba dengan selamat di Doha setelah melakukan penerbangan dari Kairo menuju Doha,” ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana.
Prabowo Temui Emir Qatar Upacara Kenegaraan di Istana Amiri Diwan
Di Istana Amiri Diwan, Presiden Prabowo disambut dalam sebuah upacara kenegaraan yang penuh kehormatan. Upacara ini termasuk pengumandangan lagu kebangsaan kedua negara, Indonesia dan Qatar, serta inspeksi pasukan kehormatan. Setelah upacara, Presiden Prabowo dan Emir Qatar Sheikh Tamim melanjutkan pertemuan bilateral mereka di ruang khusus yang lebih intim, di mana mereka membahas sejumlah isu penting yang berpotensi meningkatkan hubungan kedua negara.
Pertemuan Bilateral dan Tête-à-Tête
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Emir Qatar juga dilanjutkan dengan pembahasan lebih mendalam mengenai peluang kerja sama dalam berbagai sektor. Kedua pemimpin negara membahas kemungkinan peningkatan hubungan ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Qatar, serta membicarakan proyek-proyek pembangunan yang dapat saling menguntungkan.
Setelah pertemuan bilateral tersebut, kedua pemimpin negara menyaksikan penandatanganan beberapa nota kesepahaman (MoU). MoU yang ditandatangani tersebut mencakup berbagai bidang, termasuk ekonomi, perdagangan, serta pembangunan infrastruktur. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen kedua negara untuk terus mempererat hubungan mereka di masa depan.
“Setelah pertemuan, kedua pemimpin negara akan menyaksikan penandatanganan beberapa MoU yang sangat strategis. MoU ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kedua negara di masa depan,” ujar Yusuf Permana.
Jamuan Santap Siang sebagai Bentuk Penghormatan
Sebagai penutupan acara di Istana Amiri Diwan, Emir Qatar menyelenggarakan jamuan santap siang resmi untuk Presiden Prabowo dan delegasi Indonesia. Jamuan ini merupakan bentuk penghormatan atas kunjungan Presiden Prabowo dan sebagai simbol persahabatan yang lebih erat antara kedua negara.
Melanjutkan Lawatan ke Jordania
Setelah menyelesaikan seluruh agenda resmi di Doha, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Amman, Jordania, pada sore harinya. Di Jordania, beliau akan melanjutkan lawatannya dan mengadakan pertemuan serupa dengan pemimpin setempat untuk memperkuat kerja sama lebih lanjut di kawasan Timur Tengah.
Tags: Prabowo Subianto, Emir Qatar, Doha, MoU Indonesia Qatar, Hubungan Bilateral, Lawatan Kenegaraan, Kerja Sama Ekonomi

