Gaya hidup malam, atau night owl lifestyle, adalah kebiasaan orang yang lebih aktif di malam hari dan cenderung tidur serta bangun lebih larut. Pola ini ternyata tidak hanya memengaruhi produktivitas, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan di Journal of the American Heart Association.
Para ahli mencatat bahwa orang dengan kebiasaan night owl sering mengalami ketidaksesuaian antara jam biologis tubuh dan jadwal sosial, sehingga memicu berbagai gangguan kesehatan kardiovaskular.
Temuan Utama Studi Night Owl
Penelitian jangka panjang menunjukkan fakta penting:
- Orang dengan evening chronotype atau night owl memiliki risiko 16% lebih tinggi mengalami serangan jantung atau stroke dibanding kelompok menengah (intermediate chronotype).
- Mereka 79% lebih mungkin memiliki skor kesehatan jantung yang buruk, diukur menggunakan metric Life’s Essential 8 dari American Heart Association. Skor ini mencakup: diet, aktivitas fisik, tidur, tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan indeks massa tubuh.
- Risiko ini paling terlihat pada night owl dengan kebiasaan hidup tidak sehat, termasuk tidur tidak cukup, merokok, dan pola makan buruk.
baca juga : Nayanthara Tampil Garang di Poster Film Baru
Mengapa Night Owl Berisiko Tinggi?
Masalah utama muncul karena circadian rhythm — siklus internal tubuh — tidak sejalan dengan jam kerja atau aktivitas sosial pada siang hari. Ketidaksesuaian ini menyebabkan:
- Gangguan tidur kronis
- Penurunan kualitas metabolisme
- Peningkatan tekanan darah dan kadar gula darah
Gabungan faktor ini memperbesar risiko gangguan jantung dan stroke, terutama bila kebiasaan malam hari ekstrem terus berlangsung tanpa pengaturan hidup sehat.
Tips Hidup Sehat Bagi Night Owl
Meskipun risiko meningkat, ada cara untuk mengurangi dampak negatif night owl lifestyle:
- Perbaiki pola tidur: Tetapkan jam tidur dan bangun yang konsisten, meski malam hari.
- Perhatikan diet: Konsumsi makanan bergizi, hindari makanan tinggi gula dan lemak jenuh di malam hari.
- Aktivitas fisik teratur: Olahraga ringan hingga sedang dapat menyeimbangkan tekanan darah dan metabolisme.
- Hentikan kebiasaan merokok: Rokok memperparah risiko jantung yang sudah tinggi pada night owl.
- Pantau kesehatan: Rutin cek tekanan darah, kolesterol, dan gula darah untuk mendeteksi risiko dini.
Kesehatan Mental
Selain kesehatan fisik, night owl juga rentan terhadap gangguan suasana hati seperti depresi dan kecemasan. Studi menunjukkan bahwa ketidaksesuaian antara jam biologis dan jadwal sosial dapat memengaruhi hormon stres (kortisol), yang memengaruhi suasana hati dan energi harian.
Maka, menjaga keseimbangan tidur, aktivitas, dan nutrisi sangat penting bagi night owl agar tetap sehat secara fisik dan mental.
Kesimpulan
Gaya hidup night owl tidak selalu menyebabkan penyakit jantung atau stroke secara otomatis. Namun, data penelitian besar menunjukkan bahwa pola aktivitas malam hari ekstrem meningkatkan risiko 16% untuk serangan jantung atau stroke, terutama jika tidak diimbangi dengan kebiasaan sehat.
Night owl tetap bisa sehat jika memperhatikan kualitas tidur, pola makan, olahraga, dan menghindari kebiasaan buruk. Dengan manajemen gaya hidup yang tepat, risiko kesehatan dapat ditekan meski tetap aktif di malam hari.
