https://duniadalamcerita.id/ – Ngaben Jero Setar di Nusa Penida Viral: Mobil & Emas Dibakar dalam Ritual Sakral
Ngaben merupakan upacara kremasi khas Bali yang bertujuan untuk melepaskan roh agar mencapai moksa atau kebebasan dari siklus reinkarnasi. Baru-baru ini, Ngaben Jero Setar di Nusa Penida menjadi viral karena melibatkan pembakaran barang mewah, termasuk mobil dan emas. Keunikan ritual ini menarik perhatian masyarakat luas dan menimbulkan berbagai reaksi di media sosial.
Makna di Balik Ngaben
Dalam tradisi Hindu di Bali, ngaben bukan sekadar prosesi pembakaran jenazah, tetapi juga bentuk penghormatan terakhir bagi leluhur. Jero Setar adalah sebutan bagi keluarga bangsawan atau pemuka adat yang memiliki status tinggi. Oleh karena itu, prosesi ngaben mereka sering dilakukan dengan skala besar dan disertai berbagai persembahan, termasuk barang berharga.
Mobil dan Emas Dibakar, Simbol Penghormatan
Salah satu hal yang membuat Ngaben di Nusa Penida viral adalah pembakaran mobil dan emas dalam ritual tersebut. Tradisi ini melambangkan pelepasan segala harta duniawi agar roh dapat berangkat dengan tenang menuju alam berikutnya.
Meskipun bagi sebagian orang tindakan ini dianggap berlebihan, bagi masyarakat setempat, ini adalah bentuk pengabdian dan penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal. Ritual ini juga menunjukkan keyakinan bahwa apa yang dimiliki di dunia akan ikut menemani perjalanan sang roh di alam lain.

Reaksi Warganet terhadap Ritual Ngaben Ini
Setelah video dan foto Ngaben Jero Setar tersebar luas di media sosial, banyak netizen yang memberikan berbagai tanggapan. Sebagian mengagumi bagaimana budaya Bali tetap menjaga tradisi leluhur dengan penuh penghormatan. Namun, ada juga yang mempertanyakan nilai pembakaran barang mewah di era modern ini, menganggapnya sebagai pemborosan yang seharusnya bisa dialihkan untuk kepentingan sosial.
