Rahasia Membaca Fluktuasi RTP Live di Gates of Olympus untuk Menentukan Waktu Gacor

Teknik Eksperimental Membongkar Kode Tersembunyi Naga Liar di Mahjong Ways 2

Strategi Alokasi Modal Dinamis Anti Boncos Berdasarkan Sinyal RTP Live Gates Of Gatot Kaca

Metode Lacak Jejak Pola Simbol Phantom di Starlight Princess 5000 yang Jarang Terlihat

Cara Deteksi Dini Gelombang Emas di Bounty Wild PG Soft Sebelum Free Spin Meledak

Pola Adaptasi Neuro-linguistic Programming untuk Membaca Karakter Gates of Olympus 5000

Teknik Memanfaatkan Momen Singularitas Spin di Mahjong Wins sebelum Multiplier Anjlok

Rahasia Membangun Aura Kemenangan setelah Kalah Beruntun di Aztec Gem dengan Pendekatan Psikologis

Metode Analisis Perilaku Anomali Scatter di Gates Of Gatot Kaca 5000 dengan Rumus Fibonacci

Cara Menentukan Titik Singularitas Free Spin di Mahjong Ways sebelum Bonus Berakhir

Strategi Hybrid Spin Kuantum Manual Turbo di Starlight Princess yang Terbukti Revolusioner

Teknik Mengendus Aroma Maxwin Spektakuler di RTP Live Gates of Olympus dari Pola Putaran Ke-60

Pola Adaptasi Cepat Menghadapi Pergeseran Dimensi Flow Permainan di Mahjong Wins 2

Rahasia Membaca Bahasa Tersembunyi Grid di Starlight Princess 5000 untuk Prediksi Jackpot Akurat

Metode Kesenjangan Simbol Ekstrem di Mahjong Ways yang Sering Diabaikan Pemain Profesional

Cara Menyusun Matriks Prediksi Tingkat Lanjut untuk Permainan Pragmatic Play Berbasis RTP Live

Strategi Menghadapi Fase Keheningan Abadi Gates Of Gatot Kaca sebelum Akhirnya Berteriak Jackpot

Teknik Memori Otot dalam Mengatur Ritme Spin Quantum di Starlight Princess Anti FOMO

Pola Deteksi Dini Akumulasi Simbol Nuklir di Bounty Wild sebelum Free Spin Dahsyat Datang

Rahasia Membaca Karakter Gates of Olympus 5000 Apakah Sedang dalam Fase Feminin atau Maskulin

Metode Lacak Jejak Simbol Naga Siluman di Mahjong Wins 2 dengan Pola 7 Putaran Terakhir

Cara Mengantisipasi Kehancuran Besar di Starlight Princess dengan Batasan Time Loss Progresif

Teknik Akurasi Prediksi Kemunculan Scatter Berantai Nuklir di Gates Of Gatot Kaca

Strategi Alokasi Modal Piramida untuk Sesi Grinding Maraton 4 Jam di Mahjong Ways

Pola Jitu Membaca Celah Kemenangan Singularitas di Aztec Gem yang Hanya Diketahui 0,1% Pemain

Rahasia Memperpanjang Nafas Permainan Abadi di Gates of Olympus dengan Teknik Slow Spin Meditatif

Metode Analisis Hubungan Spasial Kuantum Wild dan Scatter di Starlight Princess 5000

Cara Membaca Tanda-tanda Kebangkitan Game Sedang Baik di Mahjong Ways 2 Berbasis RTP Live

Teknik Mengendus Aroma Jackpot Spektakuler di Gates Of Gatot Kaca 5000 dari Pola Putaran Ke-70

Strategi Bertahan Menghadapi Fase Dead Spin Panjang Ekstrem di Mahjong Wins sebelum Free Spin Legendaris

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

uinma.id

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

jurnal uinma

Bernadya, Raisa, dan 29 Musisi Gugat Aturan Royalti Konser ke MKSebanyak 29 musisi, termasuk Raisa dan Bernadya, menggugat aturan pembayaran royalti konser ke MK. Mereka menilai aturan saat ini menimbulkan ketidakpastian hukum.

Musisi Gugat Aturan Royalti dalam UU Hak Cipta

Sebanyak 29 musisi, termasuk Raisa, Bernadya, Armand Maulana, Ariel NOAH, dan Titi DJ, Musisi Gugat Aturan Royalti dalam Undang-Undang Hak Cipta. Mereka meminta MK merevisi aturan yang dianggap merugikan pelaku pertunjukan.

Menurut para pemohon, selama ini event organizer (EO) yang membayar royalti atas pertunjukan musik. Namun, aturan yang ada saat ini dinilai kurang jelas dan menimbulkan ketidakpastian hukum.

Poin Musisi Gugat Aturan Royalti

Beberapa pasal yang digugat antara lain:

  1. Pasal 9 ayat (3) – Penggunaan secara komersial ciptaan dalam pertunjukan seharusnya tidak memerlukan izin pencipta, cukup dengan membayar royalti.
  2. Pasal 23 ayat (5) – Frasa “setiap orang” harus dimaknai sebagai penyelenggara acara, bukan pelaku pertunjukan.
  3. Pasal 81 – Penggunaan ciptaan dalam konser tidak memerlukan lisensi tambahan, cukup dengan membayar royalti melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).
  4. Pasal 87 – Pencipta harus bisa memungut royalti secara nonkolektif, tidak wajib melalui LMK.
  5. Pasal 113 ayat (2) huruf f – Musisi meminta pasal ini dihapus karena dinilai tidak adil dalam pelanggaran hak cipta.

Polemik Hak Cipta dan Royalti

Para pemohon menilai aturan saat ini menghambat hak pelaku pertunjukan. Mereka mengungkit kasus Sammy Simorangkir dan Badai, serta polemik royalti antara Agnez Mo dan Ari Bias.

Menurut mereka, UU Hak Cipta seharusnya lebih berpihak pada musisi dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak yang terlibat dalam pertunjukan musik.