Meneropong Pasar Kripto Konsolidasi Usai Cetak Rekor Baru
Meneropong Pasar Kripto Setelah naik 11% selama Mei dan menyentuh USD 111.971, Bitcoin kini bergerak di kisaran sempit USD 104.000–109.000. Konsolidasi ini terjadi usai arus keluar dari ETF spot BTC yang mencapai USD 157 juta pada akhir Mei. Saat ini, total nilai ETF BTC berada di USD 126,15 miliar atau 6,07% dari kapitalisasi pasar.
Ethereum Menguat Tajam, Didukung Arus Masuk ETF
Ethereum justru menutup Mei dengan kenaikan 40,85%. Harga naik dari USD 1.753 ke USD 2.784. Arus masuk ETF Ethereum selama 27–30 Mei mencapai USD 286 juta. Ini menjadi pekan ketiga berturut-turut dengan inflow positif terbesar sejak Desember 2024.
ETF Staking dan Prediksi Menuju USD 3.000
Nilai total ETF Ethereum kini USD 9,45 miliar atau 3,04% dari market cap ETH. BlackRock tengah siapkan ETF Ethereum staking. Jika disetujui SEC, harga ETH bisa menembus USD 3.000 dalam waktu dekat.
RUU BITCOIN Act dan Dukungannya dari Trump
Senator Cynthia Lummis mengusulkan RUU BITCOIN Act 2025. Isinya, pemerintah AS membeli 1 juta BTC untuk cadangan strategis. Trump sudah menyatakan dukungan. BTC akan disimpan secara desentralisasi selama 20 tahun dengan sistem proof-of-reserve.
5 Data Ekonomi AS yang Bisa Guncang Kripto
Minggu pertama Juni jadi penentu arah pasar:
- 2 Juni: Pidato Jerome Powell. Sinyal pelonggaran bisa dorong kripto naik.
- 3 Juni: Laporan JOLTS. Penurunan lowongan kerja bisa picu harapan penurunan suku bunga.
- 4 Juni: Data ADP Employment. Angka lemah = sinyal dovish dari The Fed.
- 5 Juni: Klaim pengangguran. Jika naik, stimulus ekonomi bisa dibahas.
- 6 Juni: Laporan NFP dan pengangguran. Diperkirakan melambat karena tarif baru Trump.
Ekonomi AS Melemah, Bitcoin Jadi Lindung Nilai?
PDB AS menyusut 0,3% pada kuartal I 2025. CPI stabil di 2,3%, masih di atas target tapi terkendali. Di tengah ketidakpastian, investor mulai melihat Bitcoin sebagai penyimpan nilai jangka panjang.

