https://duniadalamcerita.id/ – Thailand-Kamboja Tarik Pasukan Usai Bentrok Bersenjata di Perbatasan
Ketegangan militer sempat meningkat tajam antara Thailand dan Kamboja usai terjadinya baku tembak di kawasan perbatasan yang disengketakan. Namun kini, situasi mulai mereda setelah Thailand dan Kamboja tarik pasukan dari titik panas konflik.
Insiden yang terjadi di area perbatasan provinsi Surin (Thailand) dan Oddar Meanchey (Kamboja) itu memicu kekhawatiran akan eskalasi konflik terbuka. Baku tembak selama beberapa jam menyebabkan beberapa prajurit dari kedua belah pihak mengalami luka.

Penyebab Ketegangan
Sumber militer menyebutkan bahwa bentrokan ini dipicu oleh patroli yang saling mengklaim wilayah perbatasan. Meskipun kedua negara telah menjalin perjanjian damai sejak lebih dari satu dekade lalu, persoalan batas wilayah masih menjadi sumber gesekan.
Pemerintah kedua negara segera menggelar pertemuan diplomatik darurat untuk mencegah konflik meluas. Hasilnya, Thailand dan Kamboja tarik pasukan secara bertahap sebagai sinyal de-eskalasi.
Proses Penarikan dan Reaksi Internasional
Penarikan pasukan dilakukan secara terkoordinasi dalam waktu 48 jam setelah insiden. Pengawasan diperketat oleh pasukan penjaga perdamaian ASEAN untuk memastikan tidak ada pelanggaran gencatan senjata.
Langkah ini diapresiasi oleh komunitas internasional, termasuk PBB dan ASEAN, yang sebelumnya menyerukan agar kedua negara menahan diri dan menyelesaikan sengketa lewat jalur damai.
Imbauan kepada Warga dan Penduduk Perbatasan
Pemerintah Thailand dan Kamboja juga menyerukan ketenangan kepada warga di sekitar lokasi konflik. Warga diminta tetap waspada, namun tidak panik, karena kedua negara telah berkomitmen menjaga stabilitas regional.
Bantuan kemanusiaan serta tim medis juga dikerahkan untuk menangani warga sipil yang terdampak, termasuk yang mengungsi akibat baku tembak.
baca juga : Bitcoin Turun ke $104K Akibat Ketegangan Israel-Iran: Pasar Kripto Dihantam Risk-Off
