Prabowo Minta Mensesneg Lebih Aktif Sebagai Jubir Presiden
Pada sebuah pertemuan dengan para pemimpin redaksi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan arahan baru yang penting terkait Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO). Prabowo Minta Mensesneg untuk ikut lebih aktif dalam peran sebagai juru bicara Presiden.
PCO di Masa Transisi Pemerintahan
PCO pertama kali dibentuk di era Presiden Joko Widodo. Namun, pembentukan PCO ini berjalan di masa transisi pemerintahan dari Jokowi ke Prabowo. Kantor ini bertugas untuk mendukung Presiden dalam melaksanakan komunikasi kebijakan strategis serta program-program prioritas Presiden.
Kontroversi PCO dan Blunder Hasan Nasbi
Meski begitu, komunikasi yang dilakukan PCO sering kali menimbulkan kekisruhan publik. Kepala PCO, Hasan Nasbi, sering dianggap membuat pernyataan yang dianggap blunder. Salah satunya adalah komentar kontroversial terkait teror kiriman kepala babi yang ditujukan kepada media Tempo. Hasan menyebut “dimasak saja” sebagai respons terhadap teror tersebut, yang membuat publik terkejut. Prabowo bahkan menilai komentar itu sebagai tindakan ceroboh dan meminta Hasan untuk lebih berhati-hati.
Komentar Prabowo Mengenai Kepala Babi
Prabowo mengungkapkan bahwa dirinya kaget dengan komentar Hasan Nasbi. “Ucapan yang menurut saya teledor, itu keliru,” ujar Prabowo. Meski demikian, Prabowo juga mengingatkan bahwa Hasan baru dalam posisi tersebut dan mungkin belum terbiasa dengan sorotan publik. “Pemerintahan yang selalu disorot, kadang orang yang baru muncul di panggung publik kurang cepat menyesuaikan,” tambah Prabowo.
Tanggapan Hasan Nasbi Mengenai Ucapannya
Hasan Nasbi kemudian memberikan klarifikasi terkait pernyataannya. Menurutnya, komentar tentang kepala babi tersebut bukan sekadar reaksinya, melainkan dia mengutip sikap dari Francisca Christy Rosana (Cica), wartawati Tempo yang menerima teror tersebut. Hasan menganggap respons Francisca yang santai adalah cara yang tepat untuk merespons teror semacam itu.
PCO dan Tantangan Komunikasi Pemerintahan Baru
Seiring dengan pembentukan PCO dan pengaturan peran baru bagi Mensesneg, Prabowo menekankan pentingnya komunikasi yang lebih solid dalam menyampaikan kebijakan dan merespons tantangan yang ada. PCO diharapkan dapat beradaptasi lebih cepat untuk menghindari blunder yang dapat merusak citra pemerintahan.

